Blog Tentang Artikel, Makalah, Tips, dll

Akhir Moralitas remaja

Akhir-akhir ini moralitas anak bangsa kian menurun hingga pada titik yang sangat memprihatinkan. Akibatnya adalah korupsi meraja lela, minuman keras, perjudian, hubungan seks di luar nekah kerap terjadi pada pelajar SMP, SMA dan bahkan di perguruan tinggi pun terjadi hal yang sama. Sungguh kondisi moralitas-sosialitas anak bangsa sangat mengkhawatirkan masa depan Indonesia bahkan akan menghancurkan negara kita.
Secara de facto, kita tahu bahwa masa depan Indonesia berada di tangan mereka. Jika moralitas mereka baik maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang bermoral dan beradab. Jika tidak, maka tunggulah kehancuran negara kita.
Salah satu penyebab hal tersebut, diantaranya karena rendahnya pendidikan akidah dan keagamaan terutama yang menyangkut dengan pendidikan akhlak. Hal ini juga akibat serangan globalisasi yang cukup potensial yang membawa sinyal kebebasan tanpa batas dan klim hak asasi manusi yang mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan dan tindakan biadab.
Dulu pada masa jahiliyah sebelum Islam datang, kehidupan masyarakat pada waktu itu sangat menyeramkan, tidak mengenal aturan, baik di ruang publik maupun ruang privat. Mereka melakukan segala sesuatu sekehendaknya sendiri tanpa memikirkan dampak negatifnya. Hak asasi wanita di rampas, pencurian, kejahatan, penyelewengan seksual, korban para wanita sangat tinggi dan potensial.
Oleh karena itu, Islam hadir ditengah-tengah kondisi masyarakat yang carut-marut guna untuk memperbaiki moralitas masyarakat, membimbing mereka ke arah yang lebih bermoral. Agar generasi bangsa Indonesia tidak mengalami seperti pada masa jahiliayah dan secara generalisasi tidak terjadi dekandensi moral yang berkepanjangan maka solusi yang paling ampuh adalah hendaknya menanamkan pendidikan Islam yang utuh dan jitu, dan ini harus melibatkan sistem pendidikan keluarga dan pemerintah.
Pemerintah tidak hanya mempersipkan tenaga ahli di satu bidang ilmu melainkan mempersiapkan tenaga pendidik yang bermoral. Sebab kerap terjadi pada anak SD, SMP pemaksaaan untuk melampiaskan nafsu si pendidik. Ini menjadi cermin pendidik yang berilmu tapi tidak bermoral.
Oleh karena itu, di dalam konteks pendidikan, tenaga pengajar yang sangat di butuhkan adalah yang integritasnya sangat tinggi, berintelektual, berilmu dan bermoral. Di samping itu, materi yang harus di tekankan adalah mengacu pada tiga aspek secara umum, akidah, ibadah dan akhlak. Jika tiga aspek materi itu tertanam pada generasi bangsa maka insya Allah pencerahan bangsa kita ke depan akan terwujud.


Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Artikel dengan judul Akhir Moralitas remaja. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://tulisendw.blogspot.com/2010/03/akhir-moralitas-remaja.html. Terima kasih!
.::Artikel Menarik Lainnya::.