Blog Tentang Artikel, Makalah, Tips, dll

Penghapus Anak-ank Yang Beracun

Sebagai orang tua yang selalu memperhatikan perkembangan dan kebutuhan anak, terutama dalam hal pendidikan, pasti akan berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam segala sesuatunya. Salah satu usaha untuk memberikan yang terbaik bagi anak yaitu dengan memberikan alat tulis yang berkualitas dan baik, misalnya dengan menggunakan penghapus yang aman dan tidak beracun. Hal ini tentunya harus mendapat perhatian dari para orang tua karena penghapus merupakan salah satu alat tulis yang paling dekat dan sering digunakan oleh anak-anak selain pensil dan pena.

Pada saat ini, berbagai macam penghapus yang dijual di pasar pada umumnya masih menggunakan phthalate sebagai salah satu bahan baku. Phthalate ini berfungsi sebagai bahan campuran penghapus agar penghapus menjadi empuk dan lembut. Selain sebagai bahan campuran penghapus, phthalate lazim digunakan sebagai campuran dalam industri plastik agar plastik mudah dibentuk, akan tetapi phthalate ini mempunyai sisi negatif karena dikategorikan sebagai zat yang beracun sehingga sangat berbahaya jika masuk kedalam tubuh dalam jumlah yang berlebihan.

Para ilmuwan menemukan bahwa manusia yang seringkali berhubungan dengan phthalate akan mengalami keterlambatan pubertas. Sedangkan pengaruh berkepanjangan phthalate bagi ibu hamil adalah dapat mengakibatkan keguguran dan komplikasi pada kehamilan. Selain itu, phthalate juga dapatmemicu kanker (karsinogenik), gangguan sistem saraf, liver, dan gangguan sistem reproduktivitas.Komisi Uni Eropa pun telah menyatakan bahwa phthalate termasuk dalam barang-barang berbahaya. dan phthlate sendiri telah diklasifikasikan sebagai racun dan selanjutnya, bahan plastik yang menggunakan phthalate dilarang untuk material semua mainan dan alat tulis di pasar Uni Eropa.

Menindaklanjuti larangan Komisi Eropa tersebut, F*ber-Cast*ll Malaysia sebagai pabrik yang khusus memproduksi penghapus (pabrik penghapus terbesar di dunia) melakukan riset untuk mencari bahan pengganti phthalate bersama dengan Shimadzu-UMMC Center for Xenobiotics Studies (SUCXeS), Fakultas Kedokteran Universitas Malaya di Kuala Lumpur, Malaysia pada bulan September 2006. Akhirnya mereka menemukan bahwa salah satu turunan minyak nabati mempunyai efek yang sama dengan phthalate.

Untuk memastikan agar penghapus F*ber-Cast*ll yang didistribusikan di Indonesia juga merupakan penghapus yang bebas phthalate, maka F*ber-Cast*ll International Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengadakan penelitian tentang keamanan dari penghapus F*ber-Cast*ll. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh LIPI membuktikan bahwa Penghapus F*ber-Cast*ll tidak mengandung phthalate yang telah diklarifikasikan racun oleh Komisi Uni Eropa.

Di Indonesia sendiri karena belum ada korban, maka belum adanya pula larangan tentang penggunaan phthalate ini. Seperti yang kita ketahui Indonesia lebih menganut paham seperti yang diberlakukan di Amerika, yaitu paham dimana akan melakukan sesuatu jika ada jatuhnya korban. Berbeda dengan yang dilakukan Pemerintah Uni Eropa, paham yang mereka anut itu mengarah kepada tindakan pencegahan sebelum terjadi sesuatu hal yang buruk. Sehingga penggunaan phthalate yang mempunyai sifat racun didalamnya telah diklarifikasikan sebagai racun dan berbahaya.


Mari gan kita peringatkn orang2 yg kita sayangi misalnya anak, ade, ataupun saudara kita. Kasian gan niat rajin belajar, tpi bahan bahanya berbahaya.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berita dengan judul Penghapus Anak-ank Yang Beracun. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://tulisendw.blogspot.com/2010/06/penghapus-anak-ank-yang-beracun.html. Terima kasih!
.::Artikel Menarik Lainnya::.