Blog Tentang Artikel, Makalah, Tips, dll

Punk sebagai Gaya Hidup Resistensi

Audifax dalam Alfathri Adlin (2006:122) mengkategorikan kelompok punk sebagai salah satu bentuk gaya hidup alternative, punk bertujuan untuk membedakan diri, menunjukkan perilaku yang berlandaskan perlawanan terhadap arus mainstream. Contoh perlawanan yang dilakukan oleh punk terhadap budaya mainstream antara lain punk menentang gaya potongan rambut dengan menciptakan model potongan rambut yang biasa disebut mohawk. Mohawk adalah potongan rambut anak punk yang dibentuk seperti bulu tengkuk kuda yang dibuat berdiri. Perlawanan punk juga terlihat dalam pakaian yang dikenakan. Punk memakai pakaian yang terlihat mencolok dengan berbagai aksesoris pin dan paku yang menempel sehingga nampak berbeda dengan gaya pakaian remaja pada umumnya. Audifax dalam Alfathri Adlin (2006:122) juga mengatakan “Ini adalah sebuah gaya dalam subkultur yang sarat dengan keberartian yang dijelmakan dengan ‘melawan yang alami’, memotong proses ‘pewajaran’. Secara demikian, gaya menyerang ‘mayoritas diam’, menyanggah prinsip kesatuan, kepaduan, menentang mitos konsensus”.

Gaya hidup resistensi punk hanya berlaku bagi subkultur punk itu sendiri. Jenkins dalam David Chaney (1996:81) membedakan antara gaya hidup dan subkultur dalam hal mode pakaian sebagai suatu hal yang sulit, sebab “Konsep kultur…menunjukkan suatu hubungan tetap dan sering kali menyimpang dari angan-angan budaya dominan”. Sedangkan gaya hidup tidak mengharuskan adanya nilai-nilai resistensi. Gaya hidup bisa saja berupa perilaku yang selalu mengikuti arus budaya mainstream untuk membangun identitas diri yang berbeda dari kelompok lain. Gaya hidup yang mengikuti arus budaya mainstream oleh Audifax disebut sebagai gaya hidup diferensiasi, contohnya gaya hidup para artis yang selalu dapat menjadi trend fashion dan diimitasi penggemarnya. Daripada menciptakan gaya hidup sendiri seperti yang dilakukan oleh punk, mereka lebih memilih untuk menciptakan gaya hidup yang mengikuti arus mainstream. Gaya hidup seperti ini sangat bertolak belakang dengan gaya hidup resistensi punk.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa anak punk yang dapat dikenali lewat penampilan (style) mereka yang unik mulai dari pakaian dan rambut merupakan gaya hidup resistensi yang melawan arus budaya mainstream. Pada satu sisi penampilan tersebut dapat menimbulkan rasa bangga bagi pemakainya, tetapi bagi orang lain akan memandangnya aneh dan menyeramkan.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Artikel / Gaya Hidup / Unek-unek dengan judul Punk sebagai Gaya Hidup Resistensi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://tulisendw.blogspot.com/2010/06/punk-sebagai-gaya-hidup-resistensi.html. Terima kasih!
.::Artikel Menarik Lainnya::.